Budakpulau’s Weblog
Blog seorang PenaklukMax Weber
by: Budak Pulau
Dalam banyak pendapat para pakar sosial, tiada seorangpun dalam sejarah teori sosiologi yang telah menyumbangkan lebih daripada apa yang dilakukan oleh Max Weber untuk disiplin ilmu sosiologi. Weber begitu penting kerana Ia telah menyoal pertanyaan-pertanyaan paling mendalam tentang orang dan tatanan sosial dan menggunakan fikirannya secara ensiklopedi, Weber mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan itu semua (Mills 1962; Collins 1986; Parsons 1949).
Karya- karya Weber bervariasi dan banyak mempengaruhi rangkaian yang luas daripada teori sosiologi, salah satunya telah mempengaruhi struktural fungsionalisma khsususnya melalui karya Talcot Parson. Gagasan-gagasan weber juga memberikan peran penting pada teori tradisi konflik dan critical theory dan memberi pengaruh kepada karya-karya Jurgen Habermas sampai kepada Alfred Schutz. Ahli sejarah kebudayaan Stuart Hughes menyifatkan sumbangan Weber kepada ilmu sosial dalam kaitan dengan usaha yang ambisius dan penuh semangat yang menjadi suatu sintesis daripada inti perbezaan penyelidikan kebudayaan dan sains alam. Baca entri selengkapnya »
Melukis
Sangat mudah melukismu
Langit malam Ku jadikan kanvas
Jariku sebagai kuas
Dan tinggal Kuhubungkan bintang-bintang terang yang terserak
Jadilah wajahmu yang indah
Buku Kesetiaan
Bukalah lembar pertama buku itu
Ambilkan pena dari tinta yang biasa
Kita akan menulis satu demi satu
Tentang cerita yang tak biasa.
Jangan kau awali dengan nama kita
Biarkan saja pembaca dirasuki cerita
Yang ditarik paksa arus perasaan
Kedalam muara yang berputar-putar antara suka dan duka
Tulislah dengan air mata yang mengalir ke jiwa
Dan tawa yang terbenam henyak ke dalam perut
Suka yang tak terbaca canda
Sedih yang tak meninggalkan kerut
Ini adalah cerita tentang orang biasa
Yang tak kenal harta sebagai tahta
Cerita hati menjadi mata
Mata hati..
Kisahkanlah, ketika kau terjatuh di lorong berdinding duka
Kubisikkan asa kunafaskan cinta
Ketika aku yang lemas tenggelam dipermainkan dusta
Kau tarik aku ke atas perahu berlayarkan tawa
Bersiaplah katamu, kita akan berlayar diatas perahu tua
Meski tanpa ombak,laluan dan haluan
Lalu uzur datang menjadikan kita tua
Di atas perahu ini,kita tetap mendayung harapan
Tulislah dengan air mata yang mengalir ke jiwa
Dan suka yang tak terbaca canda
Berikan kepastian kepada yang kesepian
Buku ini berjudul Kesetiaan
Selangor, 09/04/2008
Perjalanan
Perjalanan ini penuh duka
Bagai meneguk sebotol cuka
Kulemparkan mata keluar jendela
Laut tenang, karena hujan baru reda
Laju perahu yang tak seberapa
Dikejar oleh lumba lumba yang tertawa mendera
Sudahlah! Pekiknya
Sampai kering Selat Melaka
Dan Semenanjung bersatu dengan Sumatera
Kau akan tetap meneguk duka
Ah..kau telah salah menduga
Jangan sampai akal dipermainkan kata
Perjalanan ini menjadi duka
Karena disana ada yang terluka
Melintas Pelangi
aku hanya menepi
bukan pergi
tunggu aku kembali
kita akan melintas pelangi
sampai denyut terhenti
dan kata tak lagi berarti
aku tidak akan pergi
meninggalkanmu di tepi bandar sepi
karena setiamu aku menjadi laskar
karena kasihmu laut aku langgar
karena sayangmu aku belai api yang berkobar
karenamu aku akan kembali
Pesan Singkat 5-10-2007
Hari ini kekasih hamba mengulang tahun kelahirannya Ya Rabb.
Sudah 26 tahun lamanya.
Berbagai-bagai telah dia tempuh dan lalui.
Jikalau hamba boleh berdoa dan memohon Ya Rabb.
Perkenankanlah sisa usianya, dia habiskan bersama-sama hamba.
Kami habiskan usia dengan melalui dan menjalani yang berbagai-bagai pula.Amin.
From: C
Pesan Singkat 26-09-2007
Sontak terbangun dari tidur-tidur ayam, rasa ada yang mengucapkan salam sambil menguak daun pintu “Assalamu’alaikum”. Suara sudah tidak ada tapi pintu kamar tengah terbuka. Ada yang masuk, berbaring tidur. Tak sangka siapa, oh, rupanya dia sudah pulang, sekarang sedang istirahat kepenatan. Tak samapai hati nak bangunkan. Biarlah, sejam-dua jam nanti bangun sendiri.Ya, Kekasihku sudah pulang, senangnya tak terkira. Do’a sepanjang kata di dada. Ku tutup pintu tapi Ku masih rindu. Ku buka lagi tapi sudah tidak ada. Kemana perginya? Ku pejamkan mata, Dia ada di ruang-ruang mataku. Pengobat rindu yang selalu.
From: C
Catatan Kritis untuk KPUD
Perdebatan mengenai mundur atau tidaknya jadwal pemilihan kepala daerah di Kepulauan Riau terus saja terjadi, meskipun sebenarnya hal itu tidak perlu karena tidak ada satu alasanpun yang begitu urgen seperti yang diatur dalam peraturan pemerintah yang bisa dijadikan alasan untuk menunda Pilkada seperti terjadinya kekacauan, bencana alam atau sesuatu hal yang bisa mengganggu secara keseluruhan proses tahapan pemilihan di suatu daerah. Baca entri selengkapnya »
Menuntaskan Pilkada
Sesuai dengan prediksi, meskipun tidak kita inginkan, bahwa tahapan penghitungan suara merupakan salah satu fase yang rawan konflik. Hal ini terjadi di beberapa daerah di Indonesia yang telah melaksanakan Pilkada. Di Provinsi Kepri hal yang sama juga terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi dan kabupaten Kepri. Paska pemungutan suara tanggal 30 Juni 2005 lalu muncul mobilisasi massa yang mengatasnamakan warga yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya menuntut pertanggungngjawaban KPUD dan Pemilihan ulang Pilkada. Sebagai Negara transisi yang sedang menuju Negara demokrasi moderen tentu dari berbagai sisi banyak terjadi kekurangan yang harus dievaluasi, tetapi tentu saja evaluasi tersebut harus tetap berada dalam kerangka hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Banyaknya konflik yang terjadi di beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada termasuk wailayah kepulauan Riau juga dikarena ruang kompetisi politik yang lebih kecil dibanding dengan kompetisi politik nasional seperti pemilu yang pernah kita laksanakan, sehingga elite politik bisa dengan mudah memobilisir massa sebagai pressure politik untuk mencapai tujuaannya. Selain ruang politik (scope politic) yang kecil, konflik pada pemungutan suara bisa juga terjadi karena sikap elite politik yang tidak siap menerima kekalahan dan mengakui keunggulan rivalnya. Di Amerika contohnya, paska penghitungan suara kandidat yang kalah langsung mengakui kekalahan dirinya dan mengakui kemenangan kandidat rivalnya. Ini menunjukkan sikap sebagai negarawan yang baik bahwa memang rakyatlah yang menghendaki pemimpin terbaik untuk melayani rakyat. Baca entri selengkapnya »
URGENSI PENGUDURAN PILKADAL ?
Dalam ilmu politik, suksesi politik adalah suatu cara dimana suatu kekuasaan di transfer dari individu,kelompok atau rezim kepada individu, kelompok atau rezim lainnya. Persoalan yang kemudian muncul adalah apakah proses peralihan tersebut dapat berjalan dengan baik?. Untuk itulah, agar proses tersebut berjalan dengan baik dan mulus maka diperlukan sebuah sistem yang mengatur pelaksanaan tahap demi tahap dari suksesi politik yang menyangkut dengan institusi pelaksana yang independen, pengawasan yang memadai dan komitmen pilar-pilar yang terkait dengan suksesi tersebut untuk menyukseskan. Baca entri selengkapnya »


