Bukalah lembar pertama buku itu
Ambilkan pena dari tinta yang biasa
Kita akan menulis satu demi satu
Tentang cerita yang tak biasa.
Jangan kau awali dengan nama kita
Biarkan saja pembaca dirasuki cerita
Yang ditarik paksa arus perasaan
Kedalam muara yang berputar-putar antara suka dan duka
Tulislah dengan air mata yang mengalir ke jiwa
Dan tawa yang terbenam henyak ke dalam perut
Suka yang tak terbaca canda
Sedih yang tak meninggalkan kerut
Ini adalah cerita tentang orang biasa
Yang tak kenal harta sebagai tahta
Cerita hati menjadi mata
Mata hati..
Kisahkanlah, ketika kau terjatuh di lorong berdinding duka
Kubisikkan asa kunafaskan cinta
Ketika aku yang lemas tenggelam dipermainkan dusta
Kau tarik aku ke atas perahu berlayarkan tawa
Bersiaplah katamu, kita akan berlayar diatas perahu tua
Meski tanpa ombak,laluan dan haluan
Lalu uzur datang menjadikan kita tua
Di atas perahu ini,kita tetap mendayung harapan
Tulislah dengan air mata yang mengalir ke jiwa
Dan suka yang tak terbaca canda
Berikan kepastian kepada yang kesepian
Buku ini berjudul Kesetiaan
Selangor, 09/04/2008


assalammualaikum, kawan.
aku barusan masuk ke blog winata wira, terus nyasar kesini. ternyata, setelah hampir tiga atau empat tahun, kita bisa ketemu lagi, disini, di altar yang tak kasat mata…ha…ha..
apa kabar ? kalau ada waktu, kita jalin lagi komunikasi yang sempat lenyap. Btw, kabar S2 bagaimana?